Aktivis Prihatin, Pembinaan Perangkat Desa Dijadikan Ajang Kampanye

PANDEGLANG – Beredarnya video pernyataan dukungan terhadap salah seorang calon anggota DPR RI dari keluarga besar Bupati Pandeglang, dalam acara pembinaan perangkat desa di wilayah Kecamatan Cikedal, yang dilakukan beberapa hari lalu di Gedung PGRI Cikedal, menuai sorotan dari kalangan aktivis di Kabupaten Pandeglang.

Ketua Umum (Ketum) PC PMII Pandeglang, Basyir mengaku, sangat prihatin atas kegiatan pembinaan perangkat desa yang bermuatan politik. Sehingga tujuan mulia dalam peningkatan pemahaman dikalangan perangkat desa, jadi rusak hanya karena untuk kepentingan kekuasaan.

“Kami melihat videonya dan itu sudah menjadi konsumsi publik. Moral pejabat daerah sudah rusak hanya karena untuk kepentingan kekuasaan. Kami sebenarnya begitu heran kegiatan seperti itu bisa lolos dari pihak pengawas pemilu,” ungkap Basyir melalui sambungan telepon, Jumat (8/2/19)

Seharusnya lanjut Basyir, dalam kegiatan tersebut ada controling, karena jika melihat dari schedule kegiatan tertulis Caleg DPR RI sebagi pengarah yang dibungkus dengan kata tokoh masyarakat. Memang kata dia, sebagai warga Negara sah-sah saja mempunyai keberpihakan atau dukungan, tapi jangan sampai di bungkus dalam roda pemerintahan.

“Sikap seperti itu sudah merusak moral dan etika pejabat pemerintah khususnya di lingkungan aparatur desa se-Kecamatan Cikedal. Kami sebagai pemuda milenial dan mahasiswa Pandeglang menginginkan perilaku pendidikan yang positif,” katanya

Sementara, Camat Cikedal, Surya Darmawan mengaku, bahwa pernyataan yang ada di video yang berdurasi selama 49 detik itu sebelum acara formal dimulai. Selain itu, Camat mengaku bahwa yang berbicara dalam video tersebut bukan dirinya, karena pada saat acara akan berlangsung, ia masih dijalan dan tiba di lokasi saat acara sudah berlangsung.

“Saya juga tidak tahu yang berbicara di video itu siapa. Bahkan katanya, orang itu juga bukan dari unsur PNS,” imbuhnya.

Baca : http://faktapandeglang.co.id/pembinaan-perangkat-desa-di-cikedal-dijadikan-ajang-kampanye/

Camat mengaku, mungkin yang ngomong di video tersebut orang yang militansi kesana (caleg atau kepada keluarganya) yang mengambil kesempatan dalam acara tersebut. Namun ia mengaku, tidak pernah menyuruh ataupun mengintruksikan kepada siapapun. Karena tujuan utama dalam kegiatan pembinaan tersebut, untuk memberikan pemahaman kepada para aparatur desa dalam menjalankan tahun anggaran baru.

“Saya tidak tahu itu siapa dan saya tidak pernah menyuruh. Mungkin itu oknum yang mengambil kesempatan dalam acara pembinaan perangkat desa itu,” tukasnya. (Achuy)