Aminudin: Ajak Peserta Pemilu Berkompetisi Secara Sehat

FAKTA PANDEGLANG – Aminudin, Sekretaris Komisi I DPRD Pandeglang, yang juga Calon Anggota Legislatif (Caleg) Provinsi Banten dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengajak kepada semua peserta pemilihan umum (pemilu) di Kabupaten Pandeglang, untuk berkompetisi secara sehat, hal itu dilakukan guna terselenggaranya pemilu yang damai dan berkualitas.

Ajakan untuk berkompetisi secara sehat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yang dilakukan oleh Caleg Provinsi Banten Nomor urut 4 dari PKB tersebut, mengingat maraknya berita bohong atau hoax dan kampanye hitam yang sekarang ini beredar di media sosial dan kalangan masyarakat.

‚ÄúDalam masa kampanye pada pemilu 2019 ini, maka dari itu saya mengajak kepada semua peserta pemilu, mari kita sama-sama berkompetisi secara sehat. Sehingga pemilu 2019 nanti dapat menghasilkan pemimpin dan anggota Legislatif yang berkualitas,” ungkap Amin.

Menurut Amin, memang semua peserta pemilu memiliki peluang dan punya caranya tersendiri untuk meraup simpatik masyarakat dalam masa kampanye ini. Namun hal itu tentunya harus dengan cara yang sehat, sehingga nantinya tidak terjadi konflik di kalangan masyarakat.

“Berkompetisi secara sehat yakni agar para Caleg dapat menjabarkan visi misi dan program kerja kepada masyarakat dengan silaturahmi secara langsung. Bukan berbentuk kampanye hitam (black campaign), menyebarkan kebohongan dan cara-cara lain yang dinilai dapat mencederai pesta demokrasi,” ujar Caleg Provinsi Banten dari Dapil Pandeglang ini.

Menurut Caleg dari PKB yang juga salah seorang Dosen di STAI Babunnajah itu menuturkan, Pemilu yang damai dan berkualitas merupakan keinginan semua pihak. Karena yang diharapkan setiap penyelenggaraan pesta demokrasi, bisa berjalan dengan damai dan sukses, oleh sebab itu para peserta pemilu harus berkompetisi secara sehat. Artinya tidak melakukan kampanye hitam, tidak ada hoax dan lain sebagainya yang bisa menciptakan kegaduhan di lingkungan masyarakat.

“Pemilu adalah sebagai instrumen demokrasi dan upaya membangun perubahan kondisi bangsa yang lebih baik. Makanya berkompetisi yang sehat dan santun itulah yang harus kita lakukan, sehingga menjadi sebuah pendidikan politik juga bagi masyarakat,” pungkasnya. (Achuy)