Camat Sobang Diduga Ikut Kampanyekan Caleg DPR RI

PANDEGLANG – Camat Sobang, Kabupaten Pandeglang diduga ikut serta kampanye salah seorang calon anggota Legislatif DRP RI, soalnya dalam perkumpulan sekelompok warga beserta Camat Sobang tersebut di salah satu rumah warga di Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, terdapat beberapa kalender salah seorang caleg DPR RI dari partai Nasdem yang menumpuk dihadapan perkumpulan warga tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Tardi Wijaya mengaku prihatin sikap Camat Sobang yang diduga telah ikut serta mengkampanyekan salah seorang Caleg. Sebab seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang harusnya bersikap netral dalam pemilihan umum 2019 tersebut.

“Saya selaku warga masyarakat sangat menyayangkan tindakan seorang kepala wilayah. Apalagi beliau seorang camat, seharusnya beliau bersikap netral, jangan mencontohkan yang kurang baik di kalangan ASN,” ungkapnya, Minggu (10/2/19)

Sepengetahuannya, ASN harus netral dalam kancah Pemilu. Dilarang ikut berkampanye atau melakukan pengerahan masa, untuk mendukung salah seorang peserta pemilu. Namun berdasarkan foto yang beredar. Bahwa Camat Sobang (Subro Mulisi, red) diduga telah ikut mengkampanyekan salah seorang caleg DPR RI dari Partai Nasdem, karena dalam foto tersebut di sekumpulan warga termasuk Camat Sobang hadir dalam kesempatan tersebut, dan banyak kalender caleg DPR RI yang menumpuk dihadapan sekumpulan warga tersebut.

“Saya harap badan pengawas pemilu harus segera menindak tegas bagi siapapun pejabat atau PNS yang tidak netral dalam pemilu 2019 ini,” tegas Tardi

Sementara, Camat Sobang, Subro Mulisi membantah atas keterlibatan dirinya yang diduga ikutserta mengkampanyekan salah seorang Caleg DPR RI tersebut. Karena kata camat, pada saat habis pengajian, ia disuruh mampir oleh warga.

“Itu mah tim sukses yang kampanye, camat mah hanya kepergok. Balik ngaji dimampirken ku tim sukses (Habis pulang pengajian, diajak mampir oleh tim sukses), karena di Sobang mah ada tim suksesnya. Ulah salah camat mah teumeunang kampanye (Jangan salah camat mah tidak boleh kampanye),” kilahnya. (Achuy)