Cikeusik Sabet Juara Umum MTQ Pandeglang 2018

PANDEGLANG – Kecamatan Cikeusik Sabet juara umum dalam perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten yang diselenggarakan pada 26-28 November 2018, di salah satu Hotel di Kabupaten Pandeglang.

Ketua II LPTQ Kabupaten Pandeglang,Abdul Gaffar mengungkapkan, Kemenangan Kecamatan Cikeusik menjadi Juara Umum Pertama, hal itu berkaitan dengan poin yang diperoleh pada lima cabang dan sembilan golongan yang diperlombakan, di antaranya adalah  ‎Tilawah Alquran, ‎‎Syarhil Quran, Qira’atul Kutub (baca kitab kuning), Fahmil Quran (cerdas cermat kandungan alquran) dan Hifdzil Hadists (hafalan hadits kitab Arbain).

“Sebetulnya nilai tertinggi itu ada dua kecamatan yakni Cikeusik dan Kecamatan Pandeglang, cuma gak mungkin juara Umum itu berdua, tapi kita kembali kepada panduan MTQ Nasional,jika pada cabang tilawah alquran poinnya menonjol maka itulah yang dipilih menjadi juara umum. Jadi Kecamatan Cikeusik yang jadi juara umum dan juara kedua itu Kecamatan Pandeglang,” ungkap Abdul Gaffar saat ditemui usai acara penutupan MTQ tingkat kabupaten, pada Rabu (28/11/2018) Malam

Pihaknya memastikan bahwa pemenang juara pada MTQ kali ini murni penilaian yang objektif, sebab dewan hakim diberikan kewenangan untuk menilai yang sudah disumpah diatas lafadz Allah.

“Juara ini dipastikan murni dari penilaian dewan hakim yang sudah disumpah atas nama Wallahi, jadi saya rasa ini murni tidak ada kecenderungan daerah, selain itu juga kan ada beberapa kriteria dari dewan Hakim,” ucapnya

Masih kata Pria yang pernah menjabat sebagai kepala Dinas Pariwisata Pandeglang tersebut, para kafilah yang menjadi juara tersebut nantinya akan kembali diseleksi untuk mencari yang terbaik agar bisa ikuti dalam MTQ tingkat provinsi banten pada tahun 2019 mendatang.

“Kalau untuk juara 1, 2 dan 3 di masing-masing cabang, insya Allah akan diseleksi ulang, mana yang terbaik kalau memang juara 1 yang lebih baik insya Allah kami akan kirim ke MTQ tingkat provinsi banten tahun 2019 mendatang di kota Tangerang,”

Sementara itu, Asisten Daerah II Bagian Ekonomi Pembangunan, Indah Dinarsiani menuturkan, dengan digelarnya acara ini, menjadikan para tilawah untuk meningkatkan potensi minat dan bakatnya, karena untuk melangkah kepada perlombaan yang lebih tinggi tingkatannya.

“Ini tentunya akan menjadi potensi untuk kabupaten Pandeglang, dengan demikian pemerintah dan lembaga terkait untuk meningkatkan pembinaan dalam bidang MTQ, selain itu juga ini harus menjadi motivasi bagi para peserta yang belum mendapatkan juara untuk lebih giat pembinaannya,” ucapnya.

Baca : http://faktapandeglang.co.id/pembukaan-mtq-tingkat-kabupaten-pandeglang-tampak-sepi/

Sementara itu, Camat Cikeusik Dani mengatakan, Daerahnya menjadi juara karena telah dipersiapkan selama tiga bulan, selain itu juga keseriusan dalam mempersiapkannya.

“Tidak sia-sia kita melakukan pembinaan oleh LPTQ kecamatan, itu waktunya dari tiga bulan kemarin sudah kita persiapkan, karena kami serius untuk mempersiapkannya, jadi sekarang menjadi juara,” bebernya. (Gatot)