Dinkes Akan Sanksi Kasubag TU Puskesmas Menes

FAKTA PANDEGLANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, akan memberikan sanksi kepada Kasubag TU Puskesmas Menes, hal itu dilakukan karena diduga telah melakukan Pungutan Liar (Pungli), terhadap salah seorang pegawai honorer yang ada di lingkungan PKM tersebut.

Kepala Dinkes Pandeglang, Didi Mulyadi mengatakan, dengan adanya dugaan tindakan pemungutan terhadap tenaga honorer yang diduga dilakukan oleh Kasubag TU Puskesmas Menes. Pihaknya akan melakukan tindakan sesuai atuaran yang ada, ditambah kata Didi bahwa ada intruksi juga dari Bupati Pandeglang, untuk menyikapi persoalan tersebut.

“Tentu akan kami tindak, adapun sanksinya nanti apakah itu penurunan pangkat ataukah sanksi lain nanti setelah hasil koordinasi dengan pimpinan. Karena kemarin juga sudah mengintruksikan agar oknum itu ditindak,” ungkap Didi saat ditemui di Gedung Pendopo Pandeglang, Jumat (13/7/18).

Didi juga mengaku, kaitan dengan SK tenaga honorer, bahwa pihaknya tidak bisa mengeluarkan SK tersebut, karena dalam aturannya juga tidak ada. Adapun soal permohonan yang dilakukan pihak Kasubag TU tersebut memang ada, namun itu tadi dirinya tidak bisa menandatangani atau mengeluarkan SK pegawai honorer tersebut.

“Meskipun ada permohonan tapi saya tidak punya kewenangan untuk mengeluarkan SK. Adapun soal pernyataan dia (Kasubag TU, red) tentang SK itu belum keluar dari Dinas, itu hanya akal-akalan dia saja. Karena pada dasarnya saya tidak bisa menerbitkan SK honorer,” ujarnya

Baca : http://faktapandeglang.co.id/komisi-iv-oknum-pegawai-pkm-menes-yang-nakal-harus-ditindak-tegas/

Menaggapi hal itu, Ketua komisi IV DPRD Pandeglang, E Supriadi meminta, harus segera ada tindakan yang jelas dari dinas terkait. Agar persoalan itu secapat selesai, sehingga nantinya tidak berlarut-larut yang akhirnya berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya minta cepat ada tindakan, adapun sanksi yang akan diterapkan itu silahkan lakukan sesuai aturan yang berlaku. Baik itu penurunan pangkat ataupun pemecatan, agar ada efek jera terhadap pelaku supaya nanti kedepan tidak terjadi lagi,” tegasnya. (Achuy/Riel)