Encuk, Pengelola Pantai Karangsari Carita Mulai Bebenah

PANDEGLANG –  Encuk Sukarna pengelola  pantai Karangsari Carita mulai melakukan penataan atau bebenah pasca tsunami 22 Desember 2018 lalu.  Hal ini dilakukan agar aktivitas wisata di Carita kembali bangkit sehingga akan memberikan aktivitas yang baik juga untuk warga dalam kegiatan usaha. 

“Mulai sedikit-sedikit kita benahi mudah-mudahan kedepan akan menjadi lebih baik dan ramai pengujungnya,” ujar Encuk.

Saat ditanya terkait persoalan hukumnya penguasaan lahan Karangsari tersebut Encuk warga asal Kampung Bonghas Tonggoh RT 001 RW 003 Desa Sukaraja Kecamatan Pulosari menuturkan bahwa wisata Karangsari carita yang berada di Desa Sukarame Kecamatan Carita itu jelas hak milik Unus Bin Saripan Carita. Berdasarkan hasil keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia pada 21 Maret 2018.

“Kami dari kuasa ahli waris unus bin saripan, sudah memenangkanya dan saat ini sudah menguasi lahan tersebut. Dan saat ini kami sedang melakukan penataan pada wisata karangsari carita,” katanya.

Lanjut Encuk menjelaskan, bahwa untuk menguasai tanah fisik Unus Bin Saripan Carita di Blok Cileuweung Desa Sukarame Kecamatan Carita berdasarkan.

1. Buku C 1935, Persil 137 a.d.d.IV, dengan luas kurang lebih 10.950 meter persegi, kohir C.19.

2. Buku rincikan Desa Sukanagara pada tahun 1935.

3. Buku peta objek Desa Sukanagara pada tahun 1935.

4. Surat pernyataan Almarhum Sukarna mantan Kepala Desa Sukanagara/Sukarame tanggal 2 Agustus 2002, periode pertama : 1951 sampai dengan 1954, periode kedua : 1972 sampai dengan 1979 menyatakan tanah tersebut tidak pernah diperjualbelikan kepada pihak lain.

5. Surat pernyataan H. Muchtar mantan Sekdes Sukanagara/Desa Sukarame periode pertama: 1970 sampai dengan 1978, periode kedua: 1979 sampai dengan 1981, periode ketiga: 1981 sampai dengan 1997 menyatakan tanah tersebut tidak pernah dijualbelikan kepada pihak lain.

6. Surat keterangan Kepala Desa Sukarame pada tanggal 27 Maret 2005 atan nama A. Mansyur menyatakan tanah tersebut tidak pernah diperjualbelikan kepada pihak lain.

7. Putusan pengadilan Agama Kabupaten Pandeglang tentang fatwa waris dan harta waris tahun 2015.

“Semua bukti tersebut sudah kami pegang bahwa wisata Karangsari Carita itu benar milik Unus Bin Saripan,” pungkasnya.  (Oriel)