Jalan Bama-Pagelaran Mulai Dibangun, Dewan Minta Pelaksana Perhatikan Kualitas

FAKTA PANDEGLANG – Ruas jalan Bama-Pagelaran mulai dilakukan proses pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, dengan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar lebih, dalam pelaksanaan pembangunan yang akan dilakukan nanti, anggota DPRD Pandeglang asal Kecamatan Pagelaran meminta kepada pihak pelaksana untuk mengedepankan kualitas bangunan, supaya hasil pembangunan bisa dinikmati oleh masyarakat.

Berdasarkan papan informasi yang terpampang di lokasi, pelaksana pembangunan jalan Bama-Pagelaran tersebut yaitu PT Rantemz Perkasa Utama, dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, mulai dari 17 Juli hingga 14 November 2018.
Di lokasi juga sudah terlihat bahan matrial bangunan seperti batu sudah numpuk di sepanjang jalur tersebut.

Anggota DPRD Pandeglang asal Kecamatan Pagelaran, Dede Sumantri mengatakan, proses pembangunan ruas jalan Bama-Pagelaran akan dimuali. Soalnya iya juga melihat di lokasi, sudah ada pelang proyek yang menyatakan pembangunan tersebut. Namun pihaknya meminta, agar pelaksana kegiatan untuk mengedepankan kualitas bangunan, artinya dalam pengerjaannya tidak boleh asal-asalan.

“Saya tekankan kepada pihak ketiga yang melaksanakan pembangunan itu agar kualitas diperhatikan. Supaya nantinya masyarakat tidak kecewa atas hasil pembangunan yang dilakukan PT Rantemz Perkasa Utama,” pintanya, Selasa (24/7/18)

Anggota DPRD dari Fraksi PKS itu juga menghimbau, kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengawasi proses pembangunan tersebut. Agar ketika sistem pengawasan lebih ketat, sehingga nantinya pekerjaan yang dilakukan pelaksana bisa lebih optimal.

“Kalau pengawasannya maksimal maka akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Oleh karena itu, mari kita awasi sama-sama proses pembangunan jalan Bama-Pagelaran itu secara optimal,” katanya

Lanjut Dede, masyarakat punya peran dalam melakukan pengawasan setiap program pembangunan, salah satunya terhadap proses pembangunan jalan Bama-Pagelaran yang saat ini akan segera dilakukan. Untuk mengindari hal-hal yang tidak diharapkan, maka perlu diawasi dengan ketat.

“Tidak hanya itu, saya juga minta pihak dinas terkait untuk memaksimalkan sistem pengawasan. Supaya semua program pembangunan yang ada itu berkualitas dan bisa dinikmati secara untuh oleh masyarakat,” tegasnya. (Achuy)