Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Cimanggu

FAKTA PANDEGLANG – Salah satu kapal nelayan Cimanggu yang bermuatan tiga orang, tenggelam akibat dihantam badai di perairan laut Cimanggu, Rabu (19/9/18) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat dari kejadian itu, dua orang nelayan berhasil selamat dan satu orang belum ditemukan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari kronologis kejadian, pada tanggal 19 September 2018, para korban berangkat menuju laut lepas dengan menggunakan kapal Mulya Jaya 1500 G. Kemudian kapal yang korban tumpangi terbalik di perairan laut Cimanggu dengan titik kordinat 06°50’47.029″S 105°36’120″ E Heading 213° dari KP&P Banten dengan jarak tempuh 148 Km. Dari kejadian itu, namun dua orang nelayan selamat, sementara satu orang lagi hingga saat ini belum ditemukan.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kades Rancapinang, Asep membenarkan, pada Rabu kemarin di perairan laut Cimanggu ada kapal nelayan yang tenggelam. Kata dia, ketiga korban tersebut adalah warganya sendiri.

“Iya ada kejadian lakalaut. Ketiga korbannya warga kami, dari kejadian itu dua orang berhasil ditemukan dan selamat. Namun satu orang lagi belum,” ungkapnya, Kamis (20/9/18)

Lanjut dia, sekarang ini tim Basarnas dan dari pihak Polres Pandeglang tengah melakukan pencarian terhadap korban kapal tenggelam tersebut.

“Tim Basarna Banten dengan peralatan lengkap masih melakukan pencarian, dan dari Polres Pandeglang juga sudah turun ke lokasi untuk membantu melakukan pencarian,” ujarnya. (Achuy)