Kejari Pandeglang Akan Kroscek Soal DD Kubangkondang

FAKTA PANDEGLANG – Kejaksaan Negeri Pandeglang akan mengkroscek soal kegiatan Pemerintahan Desa Kubangkondan Kecamatan Cisata, terkait penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2018 yang tidak direalisasikan.

Menanggapi informasi yang diberitakan oleh media faktapandeglang.co.id sebelumnya atas beberapa dugaan penyimpangan Dana Desa tersebut dinilai telah merugikan atau menyalahi aturan pemerintah, diantaranya :
1. Pengalokasian Dana Karang Taruna TA 2017 hanya di realisasikan 50% kepada ketua karang taruna sebesar Rp. 7.000.000,-
2. penyalahgunaan DD dan ADD Ta. 2018 Tahap II untuk pembangunan Drainase 300 meter Kampung Cikananga, Paving Block Kampung Cikananga 80 x 1, Kampung Cisero 100 x 1, Kampung Citaleus 50 x 2, Kampung Masjid 150 meter x 1 serta honor Siskeudes. Selain itu, akan mengecek LPJ anggaran Dana Desa tahap I TA 2018 seperti anggrana pengadaan Laptop 1 unit, Infokus 1 set dan Komputer 1 set.

“Saya akan menyikapi persoalan ini artinya (Kades-red) Kubangkondang harus menyelesaikan semua kegiatan DD tahap I maupun tahap II,” ujar Kasi Intelejen Jaksa Pratama Ate Quesyini, SH. Saat ditemui diruang kerjanya.

Baca : http://faktapandeglang.co.id/irna-minta-kades-kubangkondang-bertanggungjawab/

Lanjut Ate menjelaskan pihaknya akan menunggu laporan dari insfektorat kalau ada terkait penyimpangan DD dan ADD di Desa Kubangkondang. Kata dia, akan menindaklanjuti persoalan tersebut untuk melakukan pemanggilan terhadap (Kades-red) Kubangkondang untuk dimintai keterangan.

“Kalau ditemukan ada kerugian DD dan ADD di Desa Kubangkondang artinya (Kades-red) tersebut harus mempertanggungjawabkan segalanya secara aturan yang berlaku,” ungkapnya. (Oriel)