Komisi III Sesalkan Pengerjaan Betonisasi Gunakan Alat Manual

FAKTA PANDEGLANG – Sekretaris komisi III DPRD Pandeglang, Muhlas Halim mengaku, sangat menyesalkan terhadap PT Aji Tama Mulya yang mengerjakan pembangunan betonisasi di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu yang menggunakan alat manual, sebab hal tersebut dihawatirkan berpengaruh terhadap kualitas bangunan.

Menurut Muhlas, ketika proses pengerjaan betonisasi dengan menggunakan alat manual, pihaknya hawatir hasilnya tidak akan maksimal dan kualitas juga buruk. Selain itu juga kata dia, akan memperlambat pada proses pengerjaan.

“Kalau tidak menggunakan batchingplant dihawatirkan kualitas bangunan rendah. Oleh karena itu, kami sangat menyesalkan atas adanya pembangunan betonisasi yang dikerjakan oleh PT Aji Tama Mulya itu,” ungkap Muhlas saat ditemui di ruang Fraksi Golkar, Rabu (29/8/18)

Ia juga mengaku, akan menanyakan kepada DPU PR Pandeglang tentang pembangunan tersebut, kenapa pelaksana yang mengerjakan betonisasi yang menggunakan alat manual itu dibiarkan saja.

“Hari ini ada pembahasan dengan DPU PR di DPRD, nanti akan kami tanyakan langsung ke Kepala dinasnya,” katanya

Baca : http://faktapandeglang.co.id/aktivis-soroti-proyek-betonisasi-jalan-rancapinang/

Sementara, Kepala DPU PR Pandeglang, Girgiantoro mengaku bahwa pembangunan betonisasi yang menggunakan alat manual tersebut baru sebatas uji coba. Karena ke wilayah itu, kendaraan batching plant tidak bisa masuk.

“Meskipun dengan alat manual, tentu kualitas dan kuantitas bangunan akan sesuai. Bahkan kami juga akan melakukan pengawasan secara maksimal,” imbuhnya. (Achuy/Riel)