Kreatif Warga Cipunaga Sulap Pakaian Bekas 

PANDEGLANG – Anye (30) tahun warga Kampung Cipunaga Desa Tunggal Jaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang membuat kerajinan tangan dari limbah pakaian bekas yang sudah tidak terpakai lagi menjadi keset alas kaki yang memiliki nilai jual yang lumayan

Anye, menekuni kreativitasnya sebagai pengrajin pembuat keset dari limbah pakaian bekas selama beberapa bulan ini, hasil kreativitasnya sudah banyak terjual. Ia menjadi pengrajin keset tersebut belajar secara otodidak tidak ada yang mengajarkan ataupun pelatihan, (Senin 04/03)

Di tangan Anye, sampah pakaian bekas disulap menarik menjadi keset, ibu rumah tangga tersebut menyulap sampah – sampah pakaian bekas menjadi kerajinan yang bisa menghasilkan uang. Berawal dari tekadnya untuk mengurangi sampah limbah menjadi daya jual lebih, Anye perharinya bisa menghasilkan 7-8 keset, tergantung kesediaan bahan bakunya. Ucap anye, saat di hampiri dikediamannya di Kampung Cipunaga.

Tiap hari Anye mengumpulkan limbah pakaian bekas tersebut, awalnya kerajinan tersebut untuk dirinya sendiri, namun banyak orang yang tau hasil kerajinannya ahirnya ia memiliki banyak pesanan.

“Satu keset dijual senilai 30 ribu sampai 50 ribu perkeset, dan itu juga tergantung ukuran besar kecilnya,” tuturnya (Gus/Sep)