Loka PSPL Serang Temukan Dugong Terdampar di Pantai

FAKTA PANDEGLANG – Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) Serang, menemukan hewan laut jenis Dugong yang terdampar dan mati di pantai di dekat Kantor PSPL Serang, tepatnya di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, hewan laut tersebut sekarang tengah dievakuasi dan akan dilakukan ukur morfometrik nekropsi oleh pihak Loka PSPL untuk mengetahui penyebab kematian hewan tersebut.

Kasubsi pendayagunaan dan pelestarian Loka PSPL Serang, Jumadi Parluhutan mengatakan, sebanyak 1 ekor hewan Dugong jantan dewasa dengan, yang memiliki panjang total 224 cm dan estimasi berat 250 kilo gram, terdampar mati di pantai kantor LPSPL Serang, dengan titik koordinat -6.3475646 LS, 105.8232911 BT.

“Pada 11 Agustus 2018 sekitar pukul 15.39 WIB. Jenis duyung telah kami temukan terdampar di Pantai,” ungkapnya, Minggu (12/8/18)

Lanjut Jumadi, dugong tersebut akan dilakukan ukur morfometrik, nekropsi untuk diketahui penyebab kematiannya. Setelah itu akan dilakukan penguburan.

“Diperiksa dulu nanti setelah itu akan dikuburkan,” katanya

Menurutnya, dugong atau duyung merupakan jenis mamalia laut yang dilindungi, hewan tersebut memiliki ancaman yang cukup tinggi. Selain itu, secara alami dugong memiliki reproduksi yang lambat, karena dibutuhkan waktu selama 14 bulan untuk melahirkan satu individu baru dan membutuhkan waktu selama 10 tahun untuk menjadi dewasa.

“Kemarin kami menemukan satu ekor dugong yang terdampar di pantai dengan kondisi sudah mati. Untuk mengetahui penyebab kematian duyung itu, tim akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan langka itu,” ujarnya. (Achuy)