Penderita DBD di Kabupaten Pandeglang Meningkat

PANDEGLANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit, Kodiat Juarsa menyebutkan bahwa penderitaan penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kabupaten Pandeglang meningkat drastis dibandingkan dengan Januari 2017 lalu

“Ya memang penomena peningkatan penderita DBD jika di bandingkan dengan bulan Januari tahun lalu, maka terjadi peningkatan penderita pada Januari 2019 kemarin,” ungkap Kabid P2P Dinkes Pandeglang, Kodiat Juarsa, saat ditemui di Gedung DPRD Pandeglang. Senin, (4/2/2019).

Berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Pandeglang per tanggal (26/1/2019) lalu, pihaknya mencatat setidaknya ada 30 penderita DBD di Kabupaten Pandeglang yang berasal dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang

“Data yang terakhir saya dapat dari sejumlah Puskesmas yang ada di Kabupaten Pandeglang pada tanggal (26/1/2019), itu ada sekitar 30 penderita DBD,” bebernya kepada faktapandeglang.co.id.

Kodiat menambahkan, Kecamatan Labuan merupakan wilayah yang paling banyak wargannya yang terjangkit penyakit yang disebabkan oleh gigitan serangga nyamuk jenis aedes aegypt.

“Untuk wilayah yang paling banyak terjangkit DBD itu adalah Kecamatan Labuan,” Imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya saat ini sudah melakukan upaya-upaya pencegahan agar penyakit DBD ini bisa menyebar ke sejumlah wilayah.

“Jika tim Dinkes menemukan kasus DBD dan telah dinyatakan positif oleh Dokter di puskesmas atau RSUD, maka tindak lanjut pertama yang akan dilakukan oleh tim Dinkes (Puskesmas-red) yakni turun kerumah si penderitaan dan rumah sekitar penderita, setelah itu tim akan melakukan penyemprotan fogging atau pemberian bubuk Abate,” paparnya. (Gatot)