Pesta Laut di Panimbang Diklaim Mampu Dongkrak Pariwisata

FAKTA PANDEGLANG – Kegiatan pesta laut yang dilakukan oleh para nelayan di Kecamatan Panimbang, diklaim mampu mendongkrak pariwisata di Kabupaten Pandeglang, soalnya dalam pesta laut tersebut banyak kegiatan-kegiatan yang digelar, mulai dari wayang kulit, tarian, pawai kapal nelayan serta kegiatan lainnya.

Puncak kegiatan yang dilangsungkan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pandeglang di Desa Panimbang Jaya itu juga dihadiri oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dua orang calon anggota DRI RI, diantaranya Ahmad Dimyati Natakusuma dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Dedy S Gumelar atau Miing dari Partai Amanat Nasional (PAN), selain itu Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Wowon Dirman, Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna, Kades Panimbangjaya, Mulyadi dan para tokoh masyarakat sekitar serta para tamu undangan lainnya.

Dalam pesta laut yang sudah menjadi tradisi para nelayan tersebut, para nelayan melakukan pawai dengan menggunakan kapal di perairan laut Panimbang dengan membawa kepala kerbau, yang ditarik dengan menggunakan perahu. Saat di pertengahan laut, kepala kerbau tersebut dibuang ke laut, dalam prosesi pembuangan kepala kerbau itu, terlihat para nelayan berebut untuk mendapatkan sebagian dari kepala kerbau yang akan dibuang tersebut.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, acara ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT (tasyakuran laut, red). Bahkan kegiatan itu juga akan mampu mendongkrak pariwisata di Pandeglang, khususnya objek wisata yang ada di Panimbang tersebut. Apa lagi kata Irna, daerah Panimbang ini berada di jalur menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), sehingga hal ini akan dapat menarik minat wisatawan baik lokal maupun manca Negara.

“Dengan adanya pesta laut ini, Ibu yakni akan menarik minat wisatawan untuk datang ke Pandeglang. Sebab dengan banyaknya penampilan tarian dan kesenian, karena wisata bahari yang dipadukan dengan kearifan lokal akan jadi magnet daya tarik wisatawan,” ungkapnya, Rabu (26/9/18)

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Irna mengajak kepada semua masyarakat wilayah pesisir, untuk dapat menjaga kebersihan dan kelestarian laut.

“Laut merupakan sumber kehidupan bagi para nelayan. Oleh karena itu, mari kita sama-sama jaga lingkungan laut agar tetap lestari,” ujarnya

Di tempat yang sama, Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, kegiatan tasyakuran laut itu sudah menjadi tradisi bagi masyarakat nelayan di wilayahnya. Ia juga mengaku optimis, kegiatan tersebut mampu menarik perhatian wisatawan, sehingga objek wisata yang ada di Pandeglang bisa lebih maju dan berkembang.

“Sebelum puncak acara pesta laut ini. Masyarakat juga menggelar berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan olahraga bola volly, pengobatan gratis, donor darah serta berbagai kegiatan lainnya,” kata camat.

Sementara, Kepala Desa Panimbang Jaya, Mulyadi mengaku, pesta laut sebuah agenda rutin yang dilakukan dua tahun sekali oleh nelayan. Karena hal tersebut menjadi tradisi para nelayan tersebut, ia juga mengaku sangat apresiasi terhadap para nelayan yang sudah memiliki kekompakan yang sangat luar biasa, sehingga acara itu cukup meriah dan menjadi perhatian publik.

“Intinya tasyakuran laut ini bentuk rasa syukur dan mudah-mudahan kedepan bisa lebih meriah lagi,” harapnya. (Achuy)