Polres Pandeglang Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Mayat Dalam Karung

PANDEGLANG – Kurang dari sepekan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang, telah berhasil mengungkap serta mengamankan dua pelaku yang diduga telah ikut serta dalam pembunuhan, AH (46) warga Cihara, Kabupaten Lebak dan SGP (50) Warga Kuningan Jawa Barat.

Kedua korban pembunuhan ini ditemukan terbungkus karung di Pesisir Pantai Karibia, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Pada Minggu (7/4/2019) dan dibawah jembatan ciseuket Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Pada Rabu (10/4/2019) lalu.

Kepala Kepolisian Resort Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengungkapkan, pihaknya telah berhasil mengamankan dua orang yang diduga telah ikut serta dalam melakukan pembunuhan terhadap dua orang yang mayatnya dibungkus dalam karung.

Adapun inisial kedua pelaku ini adalah B (30) Warga Anyer yang sehari-harinya bekerja sebagai nahkoda kapal dan S (30) Warga Sulawesi ini merupakan Anak Buah Kapal, Keduanya ditangkap dilokasi yang berbeda yakni Anyer dan Jakarta pada sabtu (13/4/2019) kemarin, berperan sebagai pembuang mayat dengan menggunakan kapal speedboot.

“2 orang yang telah kita amankan ini, diduga turut membantu dalam membuang mayat dalam karung dengan menggunakan kapal speedboot dan masih ada 4 orang lagi yang masih kita buru,” ungkap kapolres Pandeglang saat menggelar press release di Halaman Mako Polres Pandeglang, Pada Minggu (14/4/2019).

Kapolres pandeglang menjelaskan, bahwa kasus ini merupakan kasus pembunuhan berencana, karena berdasarkan keterangan dari kedua palaku kronologis pembunuhan ini sudah direncanakan dari awal dengan masing-masing peran.

“Nah dua orang ini ikut dari awal, ketika para korban dan tersangka tersebut melakukan pertemuan di daerah binuangeun atau wilayah hukum Lebak dari situ ada beberapa rangkaian kegiatan dan komunikasi mereka kami kumpulkan jadi satu dan kita simpulkan bahwa kedua orang ini kita nyatakan terlibat pembunuhan berencana,” bebernya.

Meski begitu, pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti lokasi pembunuhan terhadap dua korban ini, berdasarkan keterangan kedua tersangka, keduanya hanya berperan sebagai penerima paket yang isinya sudah diketahui sebelumnya dan langsung membuang mayat tersebut ke laut disekitar laut wilayah hukum pandeglang.

“Dari hasil keterangan, Kedua korban ini dibunuh dan dibuang pada jumat (5/4/2019) atau sabtu dini hari (6/4/2019). Kedua Mayat ini dinaikkan ke kapal speedboat di wilayah anyer kemudian mayat itu dibawa ke perairan wilayah hukum pandeglang untuk dibuang,” bebernya.

Kasat reskrim Polres Pandeglang, Deddy hermawan menambahkan bahwa motif pembunuhan berencana ini adalah ekonomi, karena para pelaku yang berjumlah 6 orang ini ingin menguasai kapal speedboot korban dan benda berharga lainnya.

Karena menurut keterangan, kedua pelaku ini telah dijanjikan oleh pelaku lainnya akan mendapatkan bagian hasil penjualan kapal.

“Dugaan kami sampai saat ini Motifnya adalah ekonomi, terkait dengan kepemilikan kapal speedboat dan barang-barang lainnya yang dimiliki oleh korban,”bebernya.

Baca : http://faktapandeglang.co.id/polisi-sebut-dua-mayat-dalam-karung-diduga-dibunuh-orang-yang-sama/

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku diacnam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.

“Untuk ancaman hukuman yang diberikan kepada kedua tersangka pidana mati,” paparnya. (Gatot)