Saruni Jaya Bantah Akali Perda Tentang Waralaba

FAKTA PANDEGLANG – Manajer Operasional CV. Saruni Jaya, Agus Sofian membantah jika penamaan toko saruni jaya merupakan sebagai kedok pihaknya untuk mengakali peraturan daerah kabupaten Pandeglang tentang pembatasan pendirian waralaba disetiap kecaman yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Agus Sofian menjelaskan bahwa konsep toko saruni jaya merupakan toko biasa yang menjual segala kebutuhan pokok, baik baju maupun yang lainnya dan pihak menegaskan bahwa pihaknya tidak berafiliasi dengan Perusahaan ternama Gian Supermarket sebagaimana isue yang selama ini berkembang di masyarakat.

“Kami (Saruni Jaya-red) tidak ada hubungannya dengan Gian Supermarket atau Perusahaan retailer yang lainnya, ini murni toko saruni jaya seperti halnya toko biasa, karena dari mulai nama perusahaan (CV. Saruni Jaya-red), sampai dengan merek/ nama toko dagang adalah Saruni Jaya,” bebernya kepada awak media.

Agus Sofian juga membantah tudingan para aktivis yang menyebutkan bahwa saruni jaya belum mengantongi Izin Operasional, Agus menyebutkan pihaknya sudah mengantongi seluruh izin yang diamanatkan peraturan dan perundangan yang berlaku.

“Kami juga sudah mengantongi izin, dari mulai persetujuan dari masyarakat sekitar, analisis dampak lingkungan, analisis dampak lalulintas dan lainnya,” bebernya.

Baca : http://faktapandeglang.co.id/mahasiswa-tuding-nama-toko-saruni-jaya-jadi-kedok-untuk-kelabui-perda/

Agus mengklaim pendirian toko yang mempunyai luas lahan 3000 meter dan mempunyai karyawan mencapai 50 orang yang sebagian besar orang pandeglang tersebut, banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat sekitar dan direncanakan saruni jaya akan launching atau buka pada tanggal 9 Mei 2018 mendatang.

“Toko saruni jaya ini rencananya akan kami buka pada tanggal 9 Mei 2018 mendatang,” imbuhnya. (Gatot)