Tanpa Izin, Proyek Reklamasi & Villa Stefhanie Didemo

FAKTA PANDEGLANG – Proyek reklamasi dan bangunan Villa Stefhanie & resort di kawasan pantai Desa Sukarame, Kecamatan Carita didemo oleh masyarakat setempat, Kamis (5/7/18), soalnya kedua bangunan tersebut tidak memiliki izin dari dinas terkait, sehingga dianggap telah melanggar aturan yang ada.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 13.30 WIB masa aski yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Sukarame (AMS) melakukan long march sepanjang 100 meter mulai dari Kantor Desa Sukarame hingga lokasi bangunan reklamasi dan villa tersebut, sambil membawa alat peraga aksi, mereka (pendemo, red) melakukan orasi hingga ke titik aksi.

Aksi demo yang dibawah pengawalan pihak Kepolisian serta Koramil setempat itu berjalan lancar dan damai.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi demo, Atang Maulana mengatakan, proyek reklamasi pantai dan bangunan Villa Stefhanie yang ada di wilayahnya itu tidak memiliki izin yang jelas. Artinya pihak investor yang berinvestasi di Carita itu sudah melanggar aturan yang ada, oleh sebab itu pihaknya meminta kepada Pemda Pandeglang untuk turun tangan dan membongkar pembangunan tersebut.

“Kami minta pembangunan yang saat ini berjalan ditutup, karena pengembang sudah tidak taat pada aturan yang ada,” ungkapnya

Menurutnya, Desa Sukarame memiliki garis pesisir pantai yang cukup panjang dan mayoritas penduduknya sebagai nelayan. Maka dengan adanya reklamasi ilegal itu, sumber penghidupan dan hak masyarakat telah dirampas oleh oknum investor yang tidak bertanggungjawab.

“Reklamasi dan pembangunan Villa Stefhanie ini sudah mematikan pencaharian masyarakat. Karena dengan adanya reklamasi ini akan merusak terhadap ekosistem laut,” katanya

Ditemui di lokasi, Kepala Desa Sukarame, Jaenal mengaku, memang kalau izin dari sebagian warga ada, karena pihaknya juga pernah mengetahuinya. Namun soal sudah ada tidaknya izin dari dinas terkait, dirinya mengaku tidak tahu.

“Saya juga pernah mengetahuinya kalau izin dari sebagian warga memang ada,” kata Kades

Baca : http://faktapandeglang.co.id/dprd-dari-dapil-iv-soroti-bangunan-villa-stefhanie-resort/

Sementara, Camat Carita Suntama mengaku, pihaknya sudah pernah mempertanyakan kepada pihak pengelola ada izin atau tidaknya bangunan reklamasi dan Villa tersebut. Bahkan pihaknya juga meminta untuk melihat bukti dokumen perizinannya, namun hingga saat ini dari pihak pengelola tidak pernah membuktikan kepada dirinya soal dokumen perizinan itu.

“Tapi saya juga pernah menanyakan ke pihak desa untuk izin lingkungan ada katanya. Meskipun begitu kalau izin lingkungan hanya sebatas pengantar saja, adapun soal izin dari pihak dinas terkait, sampai saat ini kami belum pernah melihat atau tahu dokumen perizinannya,” ujarnya. (Achuy/Riel)